jump to navigation

Personal Branding May 28, 2008

Posted by dayaumar in Latihan Blog.
Tags: , ,
trackback

Dari pelatihan blog dengan pak Nukman minggu lalu (21/5/08), ada satu kata baru yang saya dapat. PERSONAL BRANDING. Binatang apa pula ini…?? Kata beliau blog bisa dijadikan media untuk seseorang melakukan brand building. Trus kalo banyak orang tahu mengenai branding kita maka kita bisa mendapatkan income tambahan (this is the interest part :) ). Jadi pengen tau apa sih sebenarnya personal branding, manfaatnya apa dan bagaimana caranya?? Sayang pertanyaan muncul setelah pelatihan sesi pertama selesai. Akhirnya bertanya saja pada om google dan tante wiki. Ini kesimpulan yang didapat mengenai personal branding. Semoga bermanfaat.

Secara definisi personal branding adalah proses dimana seseorang dan karirnya dimerekan sebagai satu brand. Brand sendiri dapat diartikan sebagai penyimbolan segala sesuatu yang berhubungan dengan informasi mengenai suatu perusahaan, produk atau jasa (sumber wikipedia). Layaknya branding suatu produk, personal branding bertujuan untuk membangun asosiasi dan harapan konsumen terhadap diri kita. Kalau selama ini yang kita tau jualan itu produk atau servis (hard selling), maka personal branding adalah ‘menjual’ diri kita (ups bukan psk lho..).

Blog memang sarana yang tepat untuk membangun branding seseorang secara online. Disini yang dijual adalah

1. feature selling, menjual apa yang ada di dirinya.

2. benefit selling, memberikan manfaat yang akan diterima oleh pembaca blognya.

3. Dan terakhir memberikan solusi kepada para membernya, disebut sebagai solution selling.

Feature selling, benefit selling dan solution selling disebut dengan soft selling.

Dalam melakukan soft selling tersebut kita tidak mendapatkan hasil secara materi di depan langsung. Akan tetapi kita akan dapat hasil secara tidak langsung, bisa dari belakang, dari samping dan dari penjuru yang kita tidak ketahui awalnya. Dari menjual soft selling tersebut, secara efek domino, apa pun yang kita jual akan turut bertumbuh. Apa pun yang kita tawarkan kepada para pembaca blog kita, yang sudah memperoleh soft selling kita tersebut, akan turut dibelinya. (dari blog tangandiatas).

Menurut Chris Brogan beberapa hal yang harus kita ingat dalam melakukan personal branding online adalah adanya kemauan yang kuat dalam diri kita untuk melakukan personal branding, menjadi diri sendiri, tawarkan kelebihan diri kita, bikin arah tujuan dan capaian personal branding, lakukan percakapan dengan pembaca blog kita, lakukan inovasi, bertanggung jawab dengan apa yang kita lakukan, dan buka wawasan.

Berikut beberapa tips dari Pak Hermawan Kartajaya dalam bukunya “Marketing Yourself” (dari blog tangandiatas) untuk kita yang ingin membangun merek diri kita sendiri :

  1. Jangan anggap nama Anda cuma sekedar nama. Nama itu harus diketahui oleh orang banyak dan orang harus mengerti asosiasi apa yang melekat pada nama kita.
  2. Build your own brand, Anda punya kewajiban untuk membangun merek anda sendiri. Walau awalnya adalah secara kecil-kecilan, sehingga makin banyak orang yang mengenal anda.
  3. Jaga nama baik anda. Mungkin anda rugi dalam bentuk materi, itu tidak apa-apa asal jangan sampai nama anda jatuh. Because brand is value.

Di Indonesia memang belum banyak orang yang melakukan personal branding online. Kalo ada yang ingin melihat contoh personal branding, blognya pak Nukman bisa dijadikan referensi. Dari luar negeri blognya Peter Montoya bisa dilihat. Sekedar info Peter Montoya sangat concern di bidang personal branding, beliau juga sudah mengahasilkan buku berjudul The Personal Branding Phenomenon.

So.. Mari kita go blog, kita tidak hanya bisa melakukan marketing ourself, disamping itu kita dapat memenangkan market share plus mind share dan heart share.

Comments»

1. Djoko Wahjuadi - May 28, 2008

Oke, esensinya sdh kamu dapatkan…sekarang tinggal kesiapan diri. Sekali kita memutuskan membangun personal branding, berarti kita telah memutuskan menjadi seseorang, dan menjadi seseorang itu memerlukan tingkat komitmen yang tinggi (100%), ketulusan (100% tanpa pamrih), dan Emotional-Spiritual Quotient tinggi…jadi welcome aboard…SALAM

2. yudi pram - May 28, 2008

siska aku udah baca, tapi gaya bahasanya jangan terlalu ilmiah tuh. tapi gohead aja kan kita baru belajar

3. dayaumar - May 28, 2008

kan personal branding pak…. aku ngebrand diriku ilmiah… hehe :p

4. Personal Branding melalui Media Social « darbaguntara - June 9, 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.